Poli Rehabilitasi Medik

Poli Rehabilitasi Medik RS Hj. Bunda Halimah Batam

Poli Rehabilitasi Medik RS Hj. Bunda Halimah Batam menyediakan layanan untuk membantu pasien mengatasi nyeri, meningkatkan kemampuan bergerak, serta memulihkan fungsi tubuh setelah cedera, penyakit, operasi, maupun kondisi medis tertentu.

Layanan Poli Rehabilitasi Medik

  • Konsultasi Rehabilitasi Medik Evaluasi kondisi pasien untuk mengetahui gangguan fungsi, keterbatasan gerak, nyeri, serta kebutuhan rehabilitasi yang sesuai.
  • Rehabilitasi Cedera Olahraga Penanganan dan program pemulihan bagi pasien yang mengalami cedera saat berolahraga, dengan tujuan membantu kembali melakukan aktivitas secara aman dan bertahap.
  • Rehabilitasi Pasca Stroke Program rehabilitasi untuk membantu meningkatkan kemampuan gerak, keseimbangan, koordinasi, dan kemandirian pasien setelah stroke.
  • Rehabilitasi Pasca Operasi Program pemulihan untuk membantu pasien kembali bergerak dan beraktivitas secara bertahap setelah menjalani tindakan operasi.
  • Penanganan Nyeri Muskuloskeletal Evaluasi dan penanganan nyeri yang berkaitan dengan otot, sendi, tulang, maupun jaringan penunjang tubuh.
  • Rehabilitasi Gangguan Saraf Program rehabilitasi bagi pasien dengan gangguan saraf yang menyebabkan keterbatasan gerak, kelemahan, gangguan keseimbangan, atau penurunan fungsi tubuh.
  • Rehabilitasi Gangguan Gerak dan Fungsi Membantu pasien yang mengalami kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari akibat cedera, penyakit, atau kondisi medis tertentu.

Kondisi yang Dapat Ditangani

  • Cedera olahraga
  • Nyeri punggung
  • Nyeri sendi
  • Nyeri leher
  • Frozen shoulder
  • Tennis elbow / Padel elbow
  • Gangguan keseimbangan
  • Kelemahan otot
  • Gangguan gerak lainnya

FAQ

Apa Bedanya Rehabilitasi Medik dan Fisioterapi?
Rehabilitasi Medik merupakan layanan yang lebih luas daripada fisioterapi. Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi akan melakukan evaluasi kondisi pasien dan menyusun program rehabilitasi sesuai kebutuhan. Dalam program tersebut, pasien dapat menjalani fisioterapi maupun bentuk terapi rehabilitasi lainnya sesuai indikasi. Jadi, tidak semua pasien harus langsung menjalani fisioterapi tanpa evaluasi. Pemeriksaan dokter dapat membantu menentukan jenis dan tujuan terapi yang tepat.
Apakah saya perlu konsultasi dokter sebelum menjalani fisioterapi?
Sebaiknya dilakukan evaluasi terlebih dahulu, terutama jika keluhan baru muncul atau belum diketahui penyebabnya. Dokter Rehabilitasi Medik dapat menentukan apakah fisioterapi sesuai dan program apa yang dibutuhkan.
Berapa lama program rehabilitasi harus dijalani?
Durasi berbeda pada setiap pasien. Lama program bergantung pada kondisi, tingkat gangguan fungsi, tujuan terapi, serta perkembangan pasien selama menjalani rehabilitasi.
Apakah fisioterapi terasa sakit?
Sensasi selama terapi dapat berbeda tergantung jenis terapi dan kondisi pasien. Terapis akan menyesuaikan intensitas latihan atau terapi berdasarkan kemampuan dan respons tubuh pasien.
Kapan boleh kembali berolahraga setelah mengalami cedera?
Waktu kembali berolahraga tidak sama untuk setiap cedera. Dokter dan fisioterapis dapat membantu menilai kemampuan gerak, kekuatan, dan kesiapan tubuh sebelum pasien kembali melakukan aktivitas olahraga secara bertahap.
Apakah pasien bisa mendapatkan latihan yang dapat dilakukan di rumah?
Bisa. Sesuai kondisi pasien, dokter atau fisioterapis dapat memberikan latihan atau aktivitas yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah untuk mendukung proses pemulihan.
Butuh informasi lebih lanjut? Tim Customer Care kami siap membantu pertanyaan seputar Poli Rehabilitasi Medik.