Kanker usus besar merupakan salah satu jenis kanker yang sering terjadi, namun sangat dapat dicegah dan dideteksi dini. Banyak kasus kanker usus sebenarnya bermula dari polip kecil yang bisa ditemukan dan diangkat sebelum berubah menjadi kanker. Salah satu metode pemeriksaan paling akurat dan direkomendasikan dokter untuk deteksi dini adalah kolonoskopi.
RS Hj. Bunda Halimah Batam menyediakan layanan kolonoskopi yang dilakukan oleh dokter spesialis berpengalaman dengan teknologi endoskopi modern sehingga pemeriksaan berlangsung lebih nyaman, aman, dan hasilnya akurat.
Apa Itu Kolonoskopi?
Kolonoskopi adalah prosedur medis menggunakan selang fleksibel berkamera (kolonoskop) untuk melihat kondisi permukaan usus besar dan rektum secara langsung. Pemeriksaan ini memungkinkan dokter untuk mendeteksi polip, luka, peradangan, hingga tanda kanker. Kolonoskopi merupakan gold standard untuk mendeteksi kanker usus tahap awal.
Mengapa Deteksi Dini Kanker Usus Itu Penting?
Kanker usus biasanya tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Inilah mengapa screening sangat diperlukan, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko. Dengan deteksi dini melalui kolonoskopi peluang penyembuhan mencapai lebih dari 90% bila kanker ditemukan pada stadium awal. Apabila ditemukan polip yang berpotensi menjadi kanker dapat langsung diangkat, yang dapat membuat pengobatan menjadi lebih sederhana dan biaya jauh lebih rendah dibanding stadium lanjut.
Proses Pemeriksaan Kolonoskopi
Untuk prosedur pemeriksaan pemeriksaan dengan kolonoskopi, pasien akan melakukan beberapa hal berikut
Konsultasi dokter untuk menentukan kebutuhan pemeriksaan
Persiapan (biasanya puasa dan obat pembersih usus)
Prosedur kolonoskopi berlangsung ± 30–60 menit.
Observasi singkat hingga pasien pulih dari sedasi.
Konsultasi hasil dengan dokter setelah pemeriksaan.
Prosesnya cepat, aman, dan memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi usus
Efek Samping Kolonoskopi
Efek samping yang biasa ditimbulkan dari pemeriksaan kolonoskopi yang sering terjadi yaitu efek samping ringan dan cepat membaik. Seperti kembung atau sering buang angin, kram perut ringan, rasa tidak nyaman di perut selama beberapa jam dan mengantuk setelah sedasi. Sedangkan untuk risiko serius sangat jarang terjadi dengan rasio <0,1%
Cegah Lebih Baik Daripada Mengobati
Kanker usus dapat dicegah dan dideteksi sejak dini. Jangan menunggu munculnya gejala berat. Jika Anda berada dalam kelompok risiko atau berusia di atas 45 tahun, lakukan pemeriksaan kolonoskopi secara rutin.